Pendidikan

Dinas Pendidikan Maluku Utara Sukses Gelar Kegiatan Pengembangan Konten Digital untuk Pendidikan di Halmahera Selatan


Dinas Pendidikan Maluku Utara Sukses Gelar Kegiatan Pengembangan Konten Digital untuk Pendidikan di Halmahera Selatan

SOFIFI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara pada 15–16 Juli 2026 sukses menggelar kegiatan pengembangan konten digital untuk pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan. Berpusat di SMA Negeri 5 Halmahera Selatan, Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung proses pembelajaran di sekolah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan guru sebanyak 12 orang dan siswa sebanyak 25 orang dari perwakilan sekolah di Kabupaten Halmahera Selatan, di antaranya SMAN 5 Halmahera Selatan, SMAN 13 Halmahera Selatan, dan SMAN 32 Halmahera Selatan.

Pada kegiatan yang digelar tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi digital, pembuatan konten edukatif, serta strategi menyajikan materi pembelajaran yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut menghadirkan pemateri yang berkompeten, di antaranya Dewi Sartika H. Bau, S.Pd., M.Pd., dan Santi Evaria, S.Pd.I. Masing-masing pemateri membawa materi sebagaimana yang telah disiapkan, di antaranya Digital Creator PlayBook, Story Board Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif, Lab Maya, dan Pembuatan Konten Video Pembelajaran.

Kegiatan Pengembangan Konten Digital ini dilaksanakan demi mencapai tujuan strategis, di antaranya:

  1. Peningkatan Kapasitas Profesional Guru: Meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar digital yang interaktif, kreatif, dan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum terkini.
  2. Optimalisasi Implementasi "Lab Maya": Meningkatkan keterampilan teknis guru dalam merancang, mengoperasikan, dan mengintegrasikan "Lab Maya" (Virtual Lab) ke dalam proses pembelajaran praktikum.
  3. Pengembangan Keterampilan Literasi Digital Murid: Membekali murid dengan kemampuan praktis dalam memproduksi konten edukasi digital yang positif, termasuk keterampilan teknis dalam pembuatan dan penyuntingan video pembelajaran.
  4. Produksi Media Pembelajaran Interaktif (MPI): Menghasilkan repositori Media Pembelajaran Interaktif (MPI) berkualitas yang dapat diimplementasikan secara luas pada berbagai mata pelajaran untuk memicu keterlibatan aktif peserta didik.
  5. Penguatan Aksesibilitas Pembelajaran: Mempermudah akses materi pembelajaran bagi guru dan siswa, baik secara daring maupun bauran (hybrid learning), sehingga proses belajar menjadi lebih fleksibel dan mandiri.
  6. Transformasi Mutu Pendidikan Sekolah: Mewujudkan transformasi digital sekolah yang terencana dan terukur guna mencapai standar mutu pendidikan modern.

Program pengembangan konten digital ini dinilai penting seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Dunia pendidikan dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut, termasuk dalam menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.

Melalui kegiatan ini, para guru tidak hanya didorong untuk memahami penggunaan perangkat dan platform digital, tetapi juga mampu menghasilkan konten pembelajaran yang memiliki nilai edukasi dan dapat digunakan secara efektif dalam proses belajar mengajar.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik sekaligus membuka ruang kreativitas bagi siswa dalam memanfaatkan teknologi secara positif.

Selain itu, pengembangan konten digital diharapkan dapat memperluas akses terhadap sumber belajar serta membantu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara.

Kesuksesan pelaksanaan kegiatan di Halmahera Selatan menunjukkan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara untuk terus memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan.

Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara, sehingga semakin banyak guru dan siswa yang memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan pendidikan.

Dengan penguatan kapasitas guru dan siswa dalam bidang digital, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara optimistis transformasi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan secara merata dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.

 

Bagikan:
Poros kie raha

Poros kie raha

Penulis berita di Poros KieRaha. Menyajikan informasi terkini dan terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Kategori Berita

Daerah 19 Ekonomi 2 Hiburan 0 Hukum 4 Internasional 0 Kesehatan 2 Kriminal 0 Nasional 8 Olahraga 17 Opini 0 Pendidikan 9 Politik 4 Teknologi 0