Suporter Malut United, PSSI dianggap Diskriminasi
- Olahraga
- 0 Comments
- December 07, 2025
- 126 Views
Ternate - Komunitas suporter The Salawaku kembali menyuarakan kekecewaan mereka terhadap PSSI setelah rangkaian keputusan yang merugikan Malut United.The Salawaku menilai bahwa keputusan larangan bermain yang dijatuhkan kepada Yacob Sayuri adalaha keputusan diskriminasi.
“Kami melihat adanya pola. Bukan lagi kesalahan teknis semata, tetapi indikasi diskriminasi terhadap Malut United. Kami menuntut evaluasi total dari PSSI, khususnya dalam aspek integritas kompetisi,” ucap Kordinator Supporter the SALAWAKU Haris Selang.
Keputusan PSSI menjatuhkan larangan bermain kepada winger timnas Indonesia, Yacob Sayuri, memicu gelombang kemarahan kelompok Supproter. keputusan tersebut dinilai tidak adil dan terkesan diskriminatif.
Larangan bermain itu dijatuhkan setelah insiden pada laga Malut kontra Persita Tangerang beberapa waktu lalu. insiden berawal saat usai laga melawan Persita Tangerang. Hukuman ini menimbulkan kontroversi karena Sayuri dinilai menjadi korban provokasi dan ucapan bernada rasis dari oknum tak beridentitas resmi.
Keributan bermula ketika seorang individu yang mengaku wartawan, namun tidak memiliki ID card valid, masuk ke area steril yang seharusnya hanya boleh diakses pemain dan ofisial.
Kehadiran oknum tersebut di area terlarang memicu ketegangan karena ia sempat merekam dan memprovokasi pemain Malut United. Yakob Sayuri kemudian mencoba menegur dan meminta oknum tersebut keluar dari area steril.
Saat diusir, oknum tak beridentitas itu menolak dan justru melontarkan ucapan bernada rasis kepada Sayuri. Cekcok pun tak terhindarkan.
Situasi semakin memanas setelah beberapa ofisial Persita yang juga tidak mengenakan ID card resmi ikut masuk ke area tunnel, membuat tempat itu menjadi penuh sesak dan tidak kondusif akibat ketidakjelasan kontrol akses.
Dalam kericuhan tersebut, Yakob Sayuri yang menerima perlakuan rasisme justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Alih-alih mendapatkan perlindungan atau dukungan, pemain Timnas Indonesia ini malah dijatuhi sanksi larangan bermain selama tiga pertandingan.
Keputusan larangan bermain yang diberikan PSSI Kepada Punggawa Timnas itu dinilai tak adil dan diskriminatif oleh Supporter Malut United The Salawaku.
" Seharusnya tidak ada diskriminasi, Malut seharusnya diberikan kesempatan Banding, tapi kok PSSI tutup pintu ya, ada apa dengan PSSI ? " tutup Haris Selang.
Leave a Reply
You must login to post a comment.
0 Comments