Gagalkan Penyelundupan nikel, Kemenhan Apresiasi kinerja Satgas Terpadu

Gagalkan Penyelundupan nikel, Kemenhan Apresiasi kinerja Satgas Terpadu

Jakarta - Dikutip dari Akun Media Sosial Kementerian Pertahanan, Menhan Sjafri memberikan apresiasi kepada Satgas Terpadu atas keberhasilan mengatasi penyelundupan nikel di Provinsi Maluku Utara.

Pada Jumat (5/12/2025), WNA berinisial MY diamankan di Bandara Khusus PT IWIP, Weda Maluku Utara, karena kedapatan membawa serbuk nikel secara ilegal.

Keberhasilan Satgas Terpadu ini adalah bagian dari tindaklanjut arahan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sejak kunjungan ke Morowali, usai TNI AL TNI Angkatan Laut menangkap dua kapal pengangkut nikel ilegal pada November 2025 lalu.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan: penyelundupan dan tambang ilegal harus dibasmi demi menyelamatkan kekayaan negara untuk rakyat.

“Tidak boleh ada Republik di dalam Republik,” tegas Menhan.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Sjafrie mengatakan, penempatan petugas penjagaan di bandara IWIP juga bagian dari upaya menjaga sumber daya alam negara.

"Negara hadir untuk menegakkan hukum, menegakkan regulasi, dan kita perbaiki semua hal-hal yang sudah kita lihat selama ini terjadi. Tidak boleh ada republik di dalam republik,” kata Sjafrie.

Sjafrie memastikan IWIP dan seluruh bandara swasta lain yang sebelumnya minim pengawasan akan dijaga demi mencegah aksi penyelundupan sumber daya manusia.